Rabu, 08 Juni 2016

Sejuta Manfaat Saat Berjemur di Pagi Hari

Pastinya, semua orang tidak mau kulitnya terbakar oleh sinar matahari. Khususnya, bagi orang yang berkulit putih pasti tidak mau kulitnya terlalu lama terkena paparan sinar matahari. 

Sinar Ultraviolet (UV) yang dipancarkan matahari juga bisa menyebabkan kanker kulit, jika kulit terus menerus terkena paparan sinar matahari secara langsung. Namun, ternyata ada jam-jam tertentu di mana sinar ultraviolet sangat baik bagi kesehatan tubuh.
Sejuta Manfaat Saat Berjemur di Pagi Hari
sumber gambar : www.klikmanfaat.com
Sejatinya, kecemasan soal sinar matahari ini mampu diatasi dengan memakai tabir surya agar kulit tak langsung terbakar serta kulit pun tetap sehat. Terlebih, matahari juga tak selalu berdampak buruk untuk kesehatan. Khusus untuk sinar matahari di pagi hari, malah mampu memberikan segudang manfaat bagi tubuh manusia.

Samuel Oentoro selaku dokter spesialis gizi klinik menyatakan, bahwa pancaran sinar matahari pagi pada jam 7.00-9.00 akan mampu membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami. 

"Terpapar sinar matahari selama 10-15 menit, Kolesterol di bawah kulit bakal dirubah jadi vitamin D," kata Samuel di sesi acara peluncuran Multivitamin Centrum Advance yang dihelat di Jakarta, hari Selasa (31/5/2016) siang lalu.

Namun, tak sama dengan orang yang berkulit putih,  orang berkulit hitam mampu berjemur lebih lama di pagi hari. Hal ini karena pada orang berkulit hitam memiliki lebih banyak pigmen yang menghalangi pancaran sinar ultraviolet pada kulitnya.


Vitamin D sendiri punya segudang manfaat bagi tubuh, khususnya vitamin ini bisa menguatkan tulang serta otot manusia. Khusus untuk bayi, vitamin D berguna untuk masa pertumbuhan tulangnya. Inilah mengapa orangtua dianjurkan untuk menjemur bayinya di pagi hari pada jam-jam tersebut.

penulis : Fenny Bayu A.


EmoticonEmoticon