Selasa, 07 Juni 2016

Makna Hidup Manusia Menurut Kitab Suci Al-Quran

Manusia diciptakan oleh Allah SWT  pasti memiliki tujuan dan alasan yang jelas. Manusia tidak bisa lepas dari dimensi spiritual. Di mana kehidupan di dunia hanyalah sementara sedangkan di akhirat adalah kekal. 

Allah SWT telah menurunkan kitab suci Al-Quran sebagai pedoman dan pegangan hidup manusia. Agar hidup manusia dapat terarah dan mempunyai tujuan yang jelas.

Kebanyakan kita sering mengabaikan tujuan hidup di dunia ini. Dan cenderung melupakan kehidupan akhirat. Untuk meluruskan makna dan tujuan hidup kita di dunia ini, diperlukan sebuah panduan. Ya panduan itu bernama kitab suci Al-Quran. 

Berikut di bawah ini dijelaskan, makna hidup manusia menurut kitab suci Al-Quran :

Makna hidup manusia menurut Kitab suci Al-Quran
sumber gambar : insanmadinah.com

Hidup adalah Ibadah

Tujuan manusia diciptakan oleh Allah SWT yaitu untuk beribadah. Hal tersebut sudah dijelaskan Allah SWT. “ Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”. (Q.S. Az-zariat : 51).
Makna ibadah dalam ayat di atas memiliki arti yang luas. Di mana semua aktivitas atau tindakan kita diniatkan untuk  ibadah kepada Allah SWT.

Hidup adalah sebuah ujian

Pada dasarnya hidup ini adalah sebuah ujian dari Allah SWT. Ujian dalam perjalanan menggapai nikmat dunia dan akhirat. Untuk bertahan hidup pun ada ujiannya, misalnya : kita harus diuji dengan pekerjaan demi mencari nafkah. Cobaan ketika masih hidup tidak bisa dihindarkan oleh manusia. Tapi berpikir bagaimana kita terus bersyukur atas ujian dan cobaan itu menjadi esensi utama.

Kehidupan di Akhirat lebih baik(kekal) dari kehidupan di dunia (sementara)

Selama ini, masih banyak manusia yang terjebak kemewahan dunia. Padahal dunia ini bersifat sementara dan akhirat abadi. Sedikit dari kita memahami hal tersebut hingga banyak yang terjerumus dengan gemerlap dunia.
Sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna kita seharusnya banyak bersyukur. Dan menjadi manusia yang cerdas, maksudnya yaitu cerdas dalam mengatur dan memanfaatkan waktu dengan baik. Bahwa waktu di dunia digunakan untuk mempersiapkan kehidupan kekal di akhirat nanti.

Menjalani hidup dengan sabar, syukur dan ikhlas.

Setiap perjalanan pasti ada ujian yang menerpa. Begitu juga dengan hidup, hidup tidak selamanya indah dan nyaman. Pasti ada ujian dan cobaan. Dalam manyikapi hal tersebut, kita harus menjalani hidup ini dengan sabar, syukur dan penuh keihklasan.

Mengisi hidup dengan karya-karya bermanfaat

Mengisi hidup dengan aktivitas yang melahirkan karya bermanfaat merupakan suatu keharusan. Karena sesuai dengan fungsi manusia yang diberi amanat oleh Allah SWT untuk memakmurkan bumi. 

Hal tersebut juga sudah tertuang jelas di kitab suci Al- Quran. 
“Sesungguhnya kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, gunung-gunung, tetapi semua enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya(berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia”.(QS Al-Ahzab:72)

Kita sebagai manusia sudah diberi kepercayaan oleh Allah SWT untuk merawat dan memanfaatkan bumi seisinya dengan sebaik-baiknya. Maka dari itu kita harus manjaganya bukan malah merusak dengan eksploitasi alam yang berlebihan.

Menjalani hidup dengan kekuatan doa

Kita sebagai manusia adalah makhluk lemah dihadapan Allah SWT. Sangat wajar dan merupakan suatu keharusan jika kita butuh apapun minta kepada Allah SWT. Dengan cara berdoa. Karena di dalam doa ada kekuatan ghaib, tidak ada seorangpun mampu memprediksinya dengan tepat. Dan kekuatan tersebut bersumber dari Allah SWT.

Makna hidup menurut  kitab suci Al-Alquran  memang luas, tapi setidaknya kita bisa belajar pelan-pelan. Agar nanti  dapat memahami dan mengamalkanya dengan baik.


EmoticonEmoticon