Jumat, 03 Juni 2016

“Pacaran”

“Pacaran”

Serba – serbi “Pacaran“

Pada zaman sekarang siapa sih yang tidak mengenal yang namanya pacaran. Istilah pacaran saat ini pasti sudah banyak yang tidak asing lagi. Mulai dari anak – anak hingga dewasa semua tahu apa itu pacaran. Pada era saat ini di mana teknologi semakin canggih, semua serba cepat. Kondisi semacam ini sangat mempengaruhi yang namanya pacaran tadi.
Apa sih pacaran itu??
Yups, pacaran adalah suatu hubungan yang dilakukan oleh dua insan manusia wanita dan laki-laki, di mana status mereka bukan lagi jomblo tetapi sudah memiliki pasangan tetapi belum sah atau halal, mereka menjalin kasih atas dasar cinta, suka sama suka, dan sebagainya sehingga akhirnya mereka menyebutnya dengan pacaran.
Sejak dulu pun sudah ada yang namanya pacaran, namun dahulu dan sekarang sudah sangat berbeda. Di mana dulu bertemu dengan laki-laki saja malu. Bahkan jika pacaran pun hanya sekedar mungkin say hello, apa kabar. Itu pun tidak bertatap muka secara langsung tetapi mereka menggunakan semacam surat. 

Nah, zaman sekarang di mana teknologi sudah sangat canggih, alat komunikasi yang super canggih seperti smartphone android dan sebagainya sungguh memudahkan untuk berkomunikasi. Bahkan dari jarak jauh pun sudah bisa saling melihat wajah.
Bagi mereka yang berpacaran mungkin ini sebuah keuntungan yaa, bisa berkomunikasi dengan mudahnya. Well, dunia ini semakin berkembang pacaran yang dulunya begitu anteng – angtengnya sekarang sudah merajalela. Ke sana kemari berboncengan dengan mesra layaknya pasangan yang sudah menikah. 

Begitu ironi ketika melihat anak – anak yang masih di bawah umur sudah mengenal pacaran, bahkan hingga berhubungan badan. Memposting foto bersama pacar di dalam kamar. Bermesra – mesraan di depan umum tidak lagi aneh saat ini. Bahkan tidak hanya satu atau dua orang saja. Naudzubillah.
Zaman mungkin bisa dikatakan sudah edan, sampai orang tua masa kini banyak yang membiarkan anak – anak mereka berpacaran padahal masih di bawah umur. Dan dengan alasan nanti takutnya kalau backstreet malah kenapa – kenapa di belakangnya. Itu alasan yang tidak salah tapi juga tidak di benarkan. 

Why ? ya sebagai orang tua harus tegas kepada anaknya kalau berpacaran itu memang tidak diperbolehkan. Bahkan agama Islam pun melarangnya, karena mendekati zina. Selain pengawasan dan didikan dari orang tua, anak – anak juga harus diberikan kepahaman bahwa mereka belum siap dan belum waktunya untuk menjalin hubungan seperti itu.
Istilah backstreet mungkin tidak asing bagi mereka yang berpacaran. Yap backstreet itu pacaran tapi diam – diam tanpa sepengetahuan orang tua. Apa sih bahaya dari pacaran backstreet? Yap, dengan backstreet kita semakin bebas ke sana kemari dengan pacar tanpa diketahui oleh orang tua, bahanya jika mereka sudah tergiur untuk melakukan hal – hal yang belum saatnya. Misalnya berciuman, berhubungan badan, dsb. Bahkan ada yang sampai hamil di luar nikah. 

Naudzubillah.. hal ini lah yang harus di hindari yaa, untuk para orang tua harus benar – benar protective sama anak yaa. Jangan hanya karena kasihan mereka di lepas begitu saja tanpa pantuan dari kita. Mereka yang berpacaran dan sudah mendapat izin saja masih banyak yang lepas kendali, apalagi yang tidak mendapat izin alias backstreet. Kemungkinannya pasti lebih besar kan?.
Pacaran mungkin boleh – boleh saja, tapi tetap tahu batasannya ya guys. Jangan sampai kalian menyesal di kemudian hari.
Penulis : Fitri - gambar : www.lovewale.com


EmoticonEmoticon