Jumat, 03 Juni 2016

Wow! Burung ini memperpanjang umurnya 70 tahun dengan cara yang menyakitkan !

Wow! Burung ini memperpanjang umurnya 70 tahun dengan cara yang menyakitkan !
Tuhan menciptakan mahkluk hidup dengan kelebihannya masing-masing. Manusia mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki binatang dan tumbuhan. Dengan akal dan kecerdasan, manusia dapat mengatur bumi dan seisinya. 

Dimana setiap ciptaan Tuhan tersebut pasti mengalami kematian, yang kita sendiri tidak dapat mengetahuinya. Banyak citptaan Tuhan memiliki kelebihan yang tidak dapat dimiliki oleh makhluk lain. 

Salah satunya yaitu binatang yang dapat memperpanjang hidupnya mencapai 70 tahun. Binatang tersebut adalah Elang, selain itu elang merupakan jenis unggas yang memiliki umur paling panjang di dunia. Untuk memperpanjang umurnya, elang melakukan usaha yang tidak mudah.
Setiap mencapai tujuan yang diinginkan pasti membutuhkan usaha keras. Hal tersebut yang sedang dialami seekor  Elang yang ingin memperpanjang umurnya. Bagaimana tidak ketika seekor elang berumur 40 tahun, tubuhnya mengalami perubahan yang menyakitkan. 

Paruhnya menjadi panjang dan bengkok, serta cakarnya mulai menua. Dengan cakar yang sangat panjang dan membengkok yang mulai menyentuh bagian dada si elang. Ditambah bulu tubuh nya menjadi sangat lebat, tak terkecuali bulu di sayapnya. Keadaan tersebut membuatnya sulit untuk bergerak atau terbang mencari makan.
Di umur 40 tahun, elang mempunyai dua keputusan besar yang menyangkut hidupnya kelak. Bagimana tidak, ia harus menunggu kematian karena kondisi tubuhnya atau menjalani transformasi yang menyakitkan dalam waktu yang cukup lama. 

Elang mengalami transformasi atau perubahan bentuk tubuh (paruh, cakar, bulu) selama 150 hari. Dalam proses transformasi tersebut burung elang berusaha keras membuat sarang di puncak gunung. Sarang yang berada di puncak gunung tepatnya di tepi jurang tersebut, berfungsi untuk tempat tinggal selama proses transformasi dan menghindar dari binatang lain yang mengganggunya.
Proses pertama yang menyakitkan yaitu, ketika elang tersebut harus mematukkan paruhnya ke bebatuan keras sampai paruh tersebut lepas dari mulutnya. Kemudian menunggu beberapa hari sampai paruh yang baru tumbuh. Setelah itu, dengan paruh yang baru, elang harus mencabut cakarnya satu persatu yang menua. Hingga cakar yang baru sudah tumbuh dengan baik. Disamping itu elang tersebut mecabuti bulu badanya yang sangat lebat. Untuk diganti dengan bulu yang baru dan bagus. Proses tersebut merupakan proses yang paling menyakitkan bagi seekor elang.
Beberapa bulan kemudian, elang tersebut mendapatkan hasil yang luar biasa di tubuhnya. Cakar,  paruh dan bulu-bulunya sudah tumbuh dengan sempurna. Dan elang tersebut siap menjalani kehidupan dan energinya yang baru. Dengan menjalani kehidupan selama 30 tahun lagi, membuat elang seolah tumbuh kembali. Dari usaha keras seekor elang dapat kita ambil pelajaran, bahwa tidak ada usaha yang sia-sia.

Penulis : M. Diyan Saifudin - gambar : www. ]europeanraptors.com


EmoticonEmoticon