Mengikuti organisasi di kampus sangat menyenangkan. Apalagi sesuai dengan minat kita. Mempunyai minat atau bakat sama dengan beberapa mahasiswa, memunculkan ide untuk mendirikan organisasi di kampus. Kita bisa mengembangkan bakat yang kita punya.
Mempunyai hobi membaca atau menulis merupakan modal awal untuk berorganisasi. Terutama organisasi di bidang jurnalistik atau pers mahasiswa. Sesuatu bisa mudah jika sudah ada wadah persma di kampus. Kita tinggal daftar dan bergabung untuk berkecimpung di dalamnya. Tapi bagaimana kalau wadah tersebut belum ada ??.
![]() |
| sumber gambar : unycomunity.com |
Untuk membuat berjalan organisasi pers tersebut kita perlu melakukan banyak proses. Salah satunya mencari referensi dari persma di perguruan tinggi lain yang sudah maju. Kita bisa belajar dari mereka dan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya. Setelah mendapat ilmu dasar tentang pengembangan pers mahasiswa, pelan-pelan kita terapkan di organiasi kita.
Mengingat jurnalistik sangat luas kita perlu juga mendatangkan narasumber. Narasumber yang professional di bidang jurnalistik.
Hal tersebut perlu dilakukan karena untuk menjelaskan kepada para anggota persma tentang dasar jurnalistik. Harus diingat dalam membentuk organisasi, kondisi mental internal harus kuat. Maksudnya adalah setiap anggota memahami tentang dasar organisasi.
Karena meskipun lebih berkecimpung di jurnalistik, kita pasti menemukan masalah internal. Dan masalah internal tersebut dapat di minimalisir dengan pondasi organiasi yang kokoh.
Struktur organisasi pers mahasiswa harus disesuaikan dengan keadaan anggota. Maksudnya meskipun kita banyak mendapat referensi dari perguruan tinggi lain, kita tidak bisa membuat sama semua. Dikarenakan, struktur organisasi pers mahasiswa yang sudah maju dan yang masih berkembang saja sudah beda, apalagi yang masih dalam proses mendirikan !!. Saya tekankan tidak perlu memaksa kemampuan kapasitas anggota. Pelan-pelan tidak masalah yang penting ada progress.
Selain itu untuk menambah relasi di organisasi, kita harus berjejaring. Lebih tepatnya berkunjung ke perguruan tinggi atau komunitas pers mahasiswa.
Kita bisa berkunjung ke setiap LPM ( Lembaga Pers Mahasiswa) yang ada di setiap perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang negeri atau swasta tidak masalah, yang terpenting ilmu yang didapat bermanfaat. Saya harap anda membaca dan terus follow artikel yang saya buat. Karena di artikel selanjutnya akan dipaparkan dengan tema yang sama dengan pembahasan yang berbeda.
Penulis : M Diyan Saifudin

EmoticonEmoticon