Selasa, 31 Mei 2016

Bagaimana cara menghancurkan Negara Indonesia.


Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang mempunyai kekayaan alam yang melimpah dan potensi kekayaan sumber daya manusia yang besar. Berdasarkan dua fakta tersebut, maka tak heran banyak negara – negara yang iri dengan kekayaan yang dimiliki Indonesia dan berusaha merusak serta menghancurkan Indonesia dari berbagai arah dan berbagai cara. Apalagi bahwasanya Indonesia adalah negara dengan pengikut ajaran islam terbesar di dunia. Maka banyak komunitas – komunitas yang tidak suka dengan Islam banyak yang ingin memecah belah umat Islam di Indonesia. Makanya ada yang bilang bahwa
“Indonesia tidak butuh dunia, tetapi dunia yang membutuhkan Indonesia”
Negara mana yang tidak iri melihat betapa suburnya negara Indonesia. Kayu yang ditanam di tanah saja bisa tumbuh tanaman yang berbuah manis walau tanpa dipupuk (ketela pohon)
Negara mana yang tidak iri dengan budaya kerukunan bangsa Indonesia yang mampu saling menjaga hubungan silaturahmi dan saling sapa menyapa walaupun tidak / belum saling kenal.
Apalagi jika melihat lebih jauh sejarah bangsa yang kuat ini, bangsa yang dibangun dengan perjuangan dan doa. Bangsa yang di pupuk dengan keberanian dan ketakwaan pada Tuhan yang Maha Esa. Bangsa yang dibesarkan dengan kedisiplinan dan keramahan.
Jika melihat sejarah tersebut, memang bisa dibilang bahwa Indonesia mempunyai sejarah yang panjang dan dengan “gen” pendahulu bangsa yang sudah terlatih disiplin dan terdidik ilmu agama, maka akan lahir keturunan yang baik dan santun.
Akhirnya dapat disimpulkan bahwa : menghancurkan Indonesia tidak bisa menggunakan cara yang biasa. Tetapi harus dengan sistematik, terstruktur dan rapi.
Berikut cara – cara menghancurkan Indonesia versi admin21 :

Kenalkan dengan program kb (dua anak cukup)

Dengan dalih mengatasi permasalahan ekonomi, maka pihak asing menjerumuskan Indonesia dengan info palsu yang sangat masuk akal yaitu program kb. Memang jika dilihat dari segi logika manusia, semakin banyak anak maka semakin banyak biaya (untuk mengurus persalinan, merawat, dsb) tapi,
Jika dipahami maka hasilnya tidak seperti itu. Logikanya seharusnya banyak anak banyak rezeki, karena anak yang lahir akan membawa rezekinya masing – masing. Bayangkan saja jika punya anak 5 dan semuanya sukses, maka orang tuanya juga pasti tambah bangga.
Nah disinilah letak penjerumusanya : semakin sedikit anak (keturunan indonesia yang jujur, sopan dan beragama) maka akan semakin sedikit generasi muda yang hebat lahir di Indonesia.

Jauhkan orang tua dari masjid

Jika program kb gagal, dan akhirnya populasi Indonesia tetap bertambah banyak maka dilakukan cara selanjutnya yaitu menjauhkan orang tua dengan masjid. Karena sudah banyak yang mengetahui bahwa kebiasaan orang tua Indonesia adalah memakmurkan masjid. Hal ini dikarenakan pada jaman dahulu masa muda mereka dididik dengan ilmu Islam yang bagus oleh wali songo dan murid muridnya.
Karena jika di masjid, mereka mampu menjaga komunikasi dan saling silaturahmi maka muncullah ide untuk menjauhkan orang tua dengan masjid dengan berbagai hasutan.

Pengaruhi generasi muda dengan hal hal yang menuruti nafsu

Jika menghancurkan generasi tua gagal, maka dilakukan cara selanjutnya yaitu menghancurkan generasi muda Indonesia. Dengan apa ? dengan banyak kesenangan – kesenangan dan menuruti nafsu : bisa dengan gadget, film, game, dll.
Akhirnya jika para generasi muda sudah asyik dengan semua itu, maka akan lupa dengan ilmu agamanya. Dan akan lebih sering mengunjungi tempat tempat penyedia kesenangan tersebut daripada pergi ke masjid. Karena sudah terbiasa jauh dari masjid, akhirnya pada masa tuanya akan berat untuk kembali ke masjid. Atau jangan – jangan sebelum tua sudah mati ??

Tanamkan pemikiran bahwa perekonomian lebih penting daripada agama

Memang ada sebagian kalangan muda yang sangat konsisten akan prinsip hidupnya sehingga cara di atas tidak berfungsi padanya. Maka muncullah cara baru untuk menghancurkan generasi yang kuat ini yaitu menanamkan pemikiran ke kalangan tersebut bahwa perekonomian bangsa harus maju. Dan akhirnya tanpa sadar, mereka akan terus memperjuangkan perekonomian dan lupa akan ilmu kesopanan dan kebenaran mereka sehingga akan menghalalkan segala cara termasuk korupsi dan riba.

Kenalkan semua kalangan dengan budaya barat yang bebas

Pada akhirnya, pihak – pihak yang ingin menghancurkan Indonesia akan merusak pondasi utama Indonesia dengan cara yang halus yaitu memasukkan budaya – budaya asing yang sangat menarik dan menyenangkan hingga lambat laun  tanpa terasa budaya sendiri tergusur dan hillang..
jadilah Indonesia yang bebas dan tak bermoral.. hancurlah bangsa ini
.
Lalu pada akhirnya mungkin akan muncul pertanyaan besar
Apakah di Indonesai hanya ada agama Islam ?
Tidak, tetapi fakta sejarah bangsa ini berakar pada kokohnya pondasi agama ISLAM dan perjuangan . Dan bahwa di agama Islam mengajarkan untuk saling menghormati sesama manusia dan bangsa. Maka dengan menjaga keutuhan dan budaya Islam, kita juga akan menjaga karakter bangsa Indonesia yang ramah.

Jika kita terus memakai budaya asing (yang jauh dari kesopanan dan etika), maka karakter bangsa yang ramah akan pudar. Yang penting karakter bangsa yang rukun dan ramah tidak pudar !!! NKRI harga mati !!!


EmoticonEmoticon