Indonesia adalah negara
kepulauan terbesar di dunia yang mempunyai kekayaan alam yang melimpah dan potensi
kekayaan sumber daya manusia yang besar. Berdasarkan dua fakta tersebut, maka
tak heran banyak negara – negara yang iri dengan kekayaan yang dimiliki
Indonesia dan berusaha merusak serta menghancurkan Indonesia dari berbagai arah
dan berbagai cara. Apalagi bahwasanya Indonesia adalah negara dengan pengikut
ajaran islam terbesar di dunia. Maka banyak komunitas – komunitas yang tidak
suka dengan Islam banyak yang ingin memecah belah umat Islam di Indonesia.
Makanya ada yang bilang bahwa
“Indonesia tidak butuh dunia, tetapi dunia yang membutuhkan Indonesia”
Negara mana yang tidak
iri melihat betapa suburnya negara Indonesia. Kayu yang ditanam di tanah saja
bisa tumbuh tanaman yang berbuah manis walau tanpa dipupuk (ketela pohon)
Negara mana yang tidak
iri dengan budaya kerukunan bangsa Indonesia yang mampu saling menjaga hubungan
silaturahmi dan saling sapa menyapa walaupun tidak / belum saling kenal.
Apalagi jika melihat
lebih jauh sejarah bangsa yang kuat ini, bangsa yang dibangun dengan perjuangan
dan doa. Bangsa yang di pupuk dengan keberanian dan ketakwaan pada Tuhan yang
Maha Esa. Bangsa yang dibesarkan dengan kedisiplinan dan keramahan.
Jika melihat sejarah
tersebut, memang bisa dibilang bahwa Indonesia mempunyai sejarah yang panjang
dan dengan “gen” pendahulu bangsa yang sudah terlatih disiplin dan terdidik
ilmu agama, maka akan lahir keturunan yang baik dan santun.
Akhirnya dapat
disimpulkan bahwa : menghancurkan Indonesia tidak bisa menggunakan cara yang
biasa. Tetapi harus dengan sistematik, terstruktur dan rapi.
Berikut cara – cara
menghancurkan Indonesia versi admin21 :
Kenalkan dengan program kb (dua anak cukup)
Dengan dalih mengatasi
permasalahan ekonomi, maka pihak asing menjerumuskan Indonesia dengan info
palsu yang sangat masuk akal yaitu program kb. Memang jika dilihat dari segi
logika manusia, semakin banyak anak maka semakin banyak biaya (untuk mengurus
persalinan, merawat, dsb) tapi,
Jika dipahami maka
hasilnya tidak seperti itu. Logikanya seharusnya banyak anak banyak rezeki,
karena anak yang lahir akan membawa rezekinya masing – masing. Bayangkan saja
jika punya anak 5 dan semuanya sukses, maka orang tuanya juga pasti tambah
bangga.
Nah disinilah letak
penjerumusanya : semakin sedikit anak (keturunan
indonesia yang jujur, sopan dan beragama) maka akan semakin sedikit generasi
muda yang hebat lahir di Indonesia.
Jauhkan orang tua dari masjid
Jika program kb gagal,
dan akhirnya populasi Indonesia tetap bertambah banyak maka dilakukan cara
selanjutnya yaitu menjauhkan orang tua dengan masjid. Karena sudah banyak yang
mengetahui bahwa kebiasaan orang tua Indonesia adalah memakmurkan masjid. Hal
ini dikarenakan pada jaman dahulu masa muda mereka dididik dengan ilmu Islam
yang bagus oleh wali songo dan murid muridnya.
Karena jika di masjid,
mereka mampu menjaga komunikasi dan saling silaturahmi maka muncullah ide untuk
menjauhkan orang tua dengan masjid dengan berbagai hasutan.
Pengaruhi generasi muda dengan hal hal yang menuruti nafsu
Jika menghancurkan
generasi tua gagal, maka dilakukan cara selanjutnya yaitu menghancurkan
generasi muda Indonesia. Dengan apa ? dengan banyak kesenangan – kesenangan dan
menuruti nafsu : bisa dengan gadget, film, game, dll.
Akhirnya jika para
generasi muda sudah asyik dengan semua itu, maka akan lupa dengan ilmu
agamanya. Dan akan lebih sering mengunjungi tempat tempat penyedia kesenangan
tersebut daripada pergi ke masjid. Karena sudah terbiasa jauh dari masjid,
akhirnya pada masa tuanya akan berat untuk kembali ke masjid. Atau jangan –
jangan sebelum tua sudah mati ??
Tanamkan pemikiran bahwa perekonomian lebih penting daripada agama
Memang ada sebagian
kalangan muda yang sangat konsisten akan prinsip hidupnya sehingga cara di atas
tidak berfungsi padanya. Maka muncullah cara baru untuk menghancurkan generasi
yang kuat ini yaitu menanamkan pemikiran ke kalangan tersebut bahwa
perekonomian bangsa harus maju. Dan akhirnya tanpa sadar, mereka akan terus
memperjuangkan perekonomian dan lupa akan ilmu kesopanan dan kebenaran mereka
sehingga akan menghalalkan segala cara termasuk korupsi dan riba.
Kenalkan semua kalangan dengan budaya barat yang bebas
Pada akhirnya, pihak –
pihak yang ingin menghancurkan Indonesia akan merusak pondasi utama Indonesia
dengan cara yang halus yaitu memasukkan budaya – budaya asing yang sangat
menarik dan menyenangkan hingga lambat laun tanpa terasa budaya sendiri
tergusur dan hillang..
jadilah Indonesia yang
bebas dan tak bermoral.. hancurlah bangsa ini
.
Lalu pada akhirnya
mungkin akan muncul pertanyaan besar
Apakah di Indonesai
hanya ada agama Islam ?
Tidak, tetapi fakta
sejarah bangsa ini berakar pada kokohnya pondasi agama ISLAM dan perjuangan .
Dan bahwa di agama Islam mengajarkan untuk saling menghormati sesama manusia
dan bangsa. Maka dengan menjaga keutuhan dan budaya Islam, kita juga akan menjaga
karakter bangsa Indonesia yang ramah.
Jika kita terus memakai
budaya asing (yang jauh dari kesopanan dan etika), maka karakter bangsa yang
ramah akan pudar. Yang penting karakter bangsa yang rukun dan ramah tidak pudar
!!! NKRI harga mati !!!


EmoticonEmoticon